NARASI NUSANTARA NEWS

Independen Akurat Berimbang

Dr. H. Iwan Setiawan Dorong Penguatan Penghimpunan Zakat dan Digitalisasi BAZNAS Kota Sukabumi

SUKABUMI — Calon Komisioner BAZNAS Kota Sukabumi, Dr. H. Iwan Setiawan, S.H., M.H., mengusung program penguatan penghimpunan zakat dan digitalisasi pelayanan sebagai salah satu prioritas dalam pengembangan BAZNAS Kota Sukabumi ke depan.

 

Menurutnya, Kota Sukabumi memiliki potensi zakat yang besar dari berbagai sektor, mulai dari ASN, dunia usaha, perdagangan, pendidikan, hingga masyarakat umum. Potensi tersebut perlu dikelola secara lebih optimal melalui pendekatan pelayanan yang mudah, edukasi zakat, serta penguatan kelembagaan.

 

“Zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi instrumen sosial untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat. Potensi zakat di Kota Sukabumi cukup besar dan perlu dikelola secara profesional dan modern,” ujar Dr. H. Iwan Setiawan saat diwawancarai media.

 

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang akan didorong adalah penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi pemerintah, masjid, sekolah, perguruan tinggi, dan lingkungan masyarakat.

 

Selain itu, pelayanan zakat juga perlu mengikuti perkembangan teknologi agar lebih mudah diakses masyarakat. Karena itu, ia mengusulkan pengembangan pembayaran zakat melalui QRIS, transfer bank, dan layanan digital lainnya.

 

“Kita harus mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat. Pelayanan digital akan membantu transparansi, efisiensi, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” katanya.

 

Program lainnya meliputi pelayanan jemput zakat, layanan konsultasi zakat berbasis daring, penguatan media sosial dan komunikasi publik, serta publikasi laporan penghimpunan dan distribusi zakat secara berkala.

 

Ia menilai, kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan penghimpunan zakat. Karena itu, BAZNAS harus hadir dengan pelayanan yang terbuka, profesional, dan mudah dijangkau.

 

“Kalau masyarakat percaya, maka penghimpunan zakat akan meningkat secara alami. Transparansi dan pelayanan menjadi kunci,” tambahnya.

 

Melalui program tersebut, Dr. H. Iwan Setiawan menargetkan peningkatan jumlah muzakki aktif serta penguatan sistem pelayanan zakat berbasis digital dan pelayanan langsung kepada masyarakat.red